Powered By Blogger

Jumat, 09 Desember 2011

Alasan Matahari Terlihat Kemerahan Saat Terbit dan Terbenam



Anda tentu bisa melihat bahwa warna matahari saat terbit dan tenggelam adalah sama, yaitu berwarna kemerahan, dan bentuk matahari menjadi lebih besar dari biasanya. Mengapa kok bisa begitu?. Berikut ini mungkin adalah analisa yang bisa menjelaskan itu semua.

Saat matahari terbit dan terbenam maka langit sebagian akan berwarna berwarna merah, langit berwarna biru, dan cahaya langit terpolarisasi (paling tidak sebagian). Fenomena ini dapat dijelaskan atas dasar penghamburan cahaya oleh molekul atmosfer. Penghamburan cahaya oleh atmosfer bumi bergantung kepada panjang gelombang. Untuk partikel-partikel yang jauh lebih kecil dari panjang gelombang cahaya (seperti molekul udara), partikel-pertikel tersebut tidak merupakan rintangan yang besar bagi panjang gelombang yang panjang dibandingkan bagi yang pendek. Penghamburan berkurang, cahaya merah dan jingga dihamburkan lebih sedikit dari biru dan ungu, yang merupakan penyebab langit berwarna biru. Pada saat matahari terbenam, dipihak lain, berkas cahaya matahari melewati panjang atmosfer maksimum. Banyak dari warna biru yang telah dikeluarkan dengan penghamburan. Cahaya yang mencapai permukaan bumi berarti kekurangan biru, yang merupakan alasan matahari terbenam berwarna kemerahan.

Langit hanya berwarna biru di siang hari. Ada beberapa sebab mengapa langit saat itu berwarna biru. Bumi diselubungi lapisan udara yang disebut atmosfer. Walaupun tidak tampak, udara sebenarnya terdiri atas partikel-partikel kecil. Cahaya dari matahari dihamburkan oleh partikel-partikel kecil dalam atmosfer itu. Tetapi kita tahu, cahaya dari matahari terdiri dari paduan semua warna, dari merah, kuning, hijau, biru, hingga ungu. Warna-warna itu memiliki frekuensi yang berbeda. Merah memiliki frekuensi yang lebih kecil dari kuning, kuning lebih kecil dari hijau, hijau lebih kecil dari biru, biru lebih kecil dari ungu. Semakin besar frekuensi cahaya, semakin kuat cahaya itu dihamburkan. Warna langit adalah sebagian cahaya matahari yang dihamburkan. Karena yang paling banyak dihamburkan adalah warna berfrekuensi tinggi (hijau, biru, dan ungu), maka langit memiliki campuran warna-warna itu, yang kalau dipadukan menjadi biru terang. Karena warna biru banyak dihamburkan, maka warna matahari tidak putih sempurna, seperti yang seharusnya terjadi jika semua warna dipadukan. Warna matahari menjadi sedikit agak jingga. Pada sore hari, sering matahari berubah warna menjadi merah. Pada saat itu, sinar matahari yang sudah miring menempuh jarak lebih jauh untuk mencapai mata kita, sehingga semakin banyak cahaya yang dihamburkan. Sehingga yang banyak tersisa adalah cahaya frekuensi rendah, yaitu merah.

Di bulan dan di planet yang tidak memiliki atmosfir, cahaya matahari tidak dihamburkan, sehingga langit selalu berwarna hitam, walaupun di siang hari. Efek Tyndall juga dapat menerangkan mengapa langit pada siang hari berwarna biru, sedangkan ketika matahari terbenam di ufuk barat berwarna jingga atau merah. Hal tersebut dikarenakan penghamburan cahaya matahari oleh partikel-partikel koloid di angkasa, dan tidak semua frekuensi sinar matahari dihamburkan dengan intensitas yang sama. Oleh karena intensitas cahaya berbanding lurus dengan frekuensi, maka ketika matahari melintas di atas kita, frekuensi paling tinggilah yang banyak sampai ke mata kita, sehingga kita melihat langit biru.

Ketika matahari hampir terbenam, hamburan cahaya yang frekuensinya yang rendahlah yang lebih banyak sampai ke kita, sehingga kita menyaksikan langit berwarna jingga atau merah. Kita ingat untaian cahaya tampak dalam spektrum cahaya, merah-jingga-kuning-hijau-biru-ungu. Dari urutan merah sampai ungu, frekuensinya semakin tinggi. Jadi warna-warna yang mendekati merah memiliki frekuensi cahaya tinggi, dan warna-warna yang mendekati ungu memiliki frekuensi cahaya rendah.

Danau-danau dengan bentuk paling aneh di dunia

Danau Schulensmeer - belgia


Danau huruf A


Danau buatan Pisces


Danau bentuk orang


Danau tapal kuda


Danau cincin – Canada


Danau cinta di korea


Kalau yang ini di india


Gak yakin sebuah danau sih, tapi minimal ada airnya, jadi kita sebut danau HAMAD saja... hahaha

Selasa, 01 November 2011

Gunung Berapi Di Pulau

Buat agan2 yang pingin tahu tentang gunung berapi dipulau jawa,
ne ane share buat agan semua . . . .






Rencana Pelaksanaan Pembelajaran


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP )

A.    Identitas 
Nama Sekolah             : SMP Negeri Malang
Mata pelajaran             : Geografi
Kelas/semester            : VIII /dua
Standar Kompetensi   : Memahami persebaran gunung berapi dipulau jawa
Kompetensi dasar       : Mendeskripsikan persebaran gunung berapi dipulau jawa    beserta karakteristiknya
Indikator                     :
Ø   Menjelaskan letak gunung berapi dipulau jawa
Ø   Mengidentifikasi gunung berapi dipulau jawa
Alokasi Waktu            : 2X 45 Menit
B.     Tujuan pembelajaran
Setelah kegiatan pembelajaran selesai, siswa dapat :
1.   Menyebutkan gunung berapi yang ada dipulau jawa
2.   Menjelaskan karakteristik gunung berapi dipulau jawa
3.   Memahami pola persebaran gunung berapi dipulau jawa
4.   Menjelaskan identitas gunung berapi dipulau jawa
                       
C. Materi Pembelajaran
1.  Indonesia adalah Negara yang memiliki gunung berapi terbanyak didunia
2.  Setiap provinsi dipulau jawa memiliki gunung berapi dengan jumlah yang berbeda-beda
3.   Perbedaan jumlah gunung berapi diprovinsi yang ada dipulau jawa dipengaruhi pada proses geologi yang berbeda antara satu provinsi dengan provinsi yang lain, hal ini terkait pula dengan proses pengangkatan yang tidak sama disetiap tempat.
4.  Karakteristik gunung berapi dipulau jawa berbeda beda, termasuk identitas dasarnya seperti ketinggian, letak geografisnya, dll.



D. Metode
1.      Ceramah
2.      Game Explorer
   3.   Penugasan









E. Langkah-langkah Kegiatan

Kegiatan Pembelajaran
Alokasi
Waktu
Pendahuluan
10 Menit
1. Memeriksa kebersihan kelas dan mengabsen siswa
3   Menit
2. Apersepsi :  Menjelaskan kepada siswa tentang kondisi Indonesia yang memiliki banyak gunung berapi yang dalam hal ini kemudian dikhususkan di wilayah pulau jawa.


7   Menit
Kegiatan Inti
65 menit
1.      Guru menjelaskan tentang wilayah Indonesia yang memiliki banyak gunung berapi
2.      Siswa mendengarkan dan membaca materi tentang gunung berapi di indonesia

20 menit
3.      Guru membentuk 4 kelompok yang anggota kelompoknya heterogen
4.      Siswa mencari teman kelompok belajarnya
5.      Guru menugaskan kepada masing-masing kelompok untuk memilih ketua kelompok
6.      Siswa bermusyawarah untuk memilih ketua kelompok
7.      Guru menjelaskan kepada siswa mengenai aturan permainannya
8.      Siswa mendengarkan mengenai aturan permainannya
9.      Guru memanggil ketua kelompok untuk mengambil amplop pertama dan melaksanakan tugas yang tertera pada amplop
10.  Ketua kelompok maju ke depan mengambil amplop dan melaksanakan tugasnya
11.  Siswa mengambil isi amplop 1, menyerahkan jawaban ke guru dan mengambil ampop yang kedua
12.  Guru mengecek jawaban siswa dan menyerahkan amplop yang kedua
13.  Siswa melaksanakan perintah yang tertera di amplop yang kedua dan melakukan hal yang sama sampai pada amplop yang keempat
14.  Guru meminta kepada seluruh kelompok untuk melaksanakan tugas utama yang berada di dalam amplop yang pertama sampai amplop yang keempat
15.  Siswa melaksanakan tugas utama dan mempresentasikan di depan kelas



45 menit
Penutup
15 menit
16.  Guru menyuruh kepada siswa untuk menyimpulkan materi yang disampaikan
17.  Siswa menyimpulkan materi yang dipelajari berdasarkan pendapatnya sendiri
18.  Guru memberikan penguatan terhadap kesimpulan siswa
19.  Guru memberikan tugas rumah kepada masing-masing siswa untuk memdeskripsikan potensi bencana dan pariwisata dari gunung berapi



E. Sumber dan media Pembelajaran
1.      Berbagai buku panduan Geografi SMP kelas 2
2.      Sudarmi, Sri.2008.Galeri Pengetahuan Sosial Terpadu.DEPDIKNAS.Jakarta
3.      Buranda JP.2009 .Geologi Indonesia. Geografi:UM
4.      keadaan penduduk di sekitar rumah siswa
5.      Koran, Majalah, Artikel, Internet.

F. Penilaian


RUBRIK PENILAIAN EXPLORE GAME

No
Kriteria
Skor
Catatan
1.





2

.



Kognitif (pengetahuan)
Ø  Mutu jawaban soal pertama
Ø  Mutu jawaban soal kedua
Ø  Mutu jawaban soal ketiga
Ø  Mutu jawaban soal keempat
Ø  Mutu hasil Diskusi
Afektif (sikap)
-          Sikap siswa saat melakukan permainan.
-          Keaktifan siswa saat melakukan permainan
-          Kekompakan anggota kelompok










RUBRIK PENILAIAN PEKERJAAN RUMAH

No
Kriteria
Skor
Catatan
1.





2.



3.
Kognitif (pengetahuan)
-          Hasil laporan pengamatan siswa.
-          Kemampuan siswa dalam memberikan solusi untuk mengatasi masalah di lapangan

Afektif (sikap)
-          Sikap siswa saat presentasi..

Psikomotorik (keterampilan)
-          Mengukur kemahiran siswa dalam menyusun laporan.


Keterangan:
                              Untuk setiap kriteria, diberi skor dengan skala 1 – 5, dimana 5 adalah                           skor tertinggi dan 1 adalah skor terendah.
                              1 = Rendah
                              2 = Cukup
                              3 = Rata-rata
                              4 = Di atas rata-rata
                              5 = Istimewa




Mengetahui,                                                                   Malang, ................ ....200..
Kepala SMP Negeri Malang                                          Guru Mata Palajaran
                                     



NIP.                                                                                 NIP   


Komik Geo Pariwisata

mas bro n mbak sis yang lg blog ane,
kale ne ane dapat tgs bikin komik ne . . .
nah, karena ane suka keliling2 bhs kerennya traveling (alias mbolang he he)
ane ambil tema geo pariwisata, ini ne komiknya . . . .






Buku Ajar Geografi

 Beberapa minggu lalu ane dapat tugas suruh bikin buku ajar ne sm dosen matkul PMPG gue
Nah, ini gua share buat agan2 yang mungkin bakal dapat tgs yg sama, walaupun ga bagus2 amat semoga menginspirasi,  he he



MIMPI

 Gan, ini nih mimpi ku kuliah PMPG,
moga2 ente jg terinspirasim he he



1. Membuat media pembelajaran dari powerpoint dengan lebih maksimal
- Dapat membuat ringkasan 1 bab dalam 1 powerpoint dengan demikian pembelajaran akan menjadi lebih ringkas dan mudah
2. Membuat Video pembelajaran
- Video Materi-materi Geografi Fisik (Gunung meletus, patahan, tsunami, dll)
- Video dibuat dengan menggunakan Movie Maker atau Flash
3. Membuat Animasi
- Animasi Dibuat dengan Flash
- Diperuntukan bagi materi geo fisik dan social
4. Membuat Desain Cover dan Layout buku Ajar
- Dibuat dengan Corel dan Ms. Word
- Ukuran sedang (handbook)